Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9 Eps 12: Ancaman Komplotan Rendi

JAKARTA – Segerombolan preman penarik iuran penjual melintas menggunakan motor. Salah satu dari mereka itu mengenali Agus, Yayat lalu Didu. Mereka pun menghentikan motor, untuk mengejar Agus, Yayat kemudian Didu.
Didu yang dimaksud mengamati preman yang disebutkan mengundang Agus juga Yayat kabur dari taman. Didu sama-sama Agus berboncengan untuk menghindari preman, sementara Yayat lari menghadirkan barang dagangannya.
Di sisi lain, Nikita bertemu Ogah kemudian Ableh di dalam jalan sambil berkendara. Nikita mengira Ogah dan juga Ableh sedang mencari mangsa lalu akan menjambret lagi. Ogah marah akibat Nikita sudah ada menuduhnya.
Ableh pun menjelaskan kalau mereka semata-mata melintas serta ingin pulang untuk makan. Nikita berbaik hati lalu mentraktir Ogah serta Ableh.
Sementara Bubun pada minta Cecep untuk melanjutkan warung kopi Gobang. Bubun kemudian minta izin ke Asmawi selaku pemodal usaha warung kopi Gobang. Asmawi pun mengijinkan Bubun untuk melanjutkan warung kopinya.
Di jalan pulang, Bubun mendapat telpon dari Didu. Didu menginformasikan kalau komplotan teman-teman nya Rendi sedang berkumpul di area taman. Teman-temannya Rendi masih mencari terus Didu, Bubun serta Otang.
Apakah akan terjadi lagi antara Didu, Bubun lalu Otang dengan komplotan Rendi? Saksikan Layar Drama “Preman Pensiun 9” setiap hari pukul 17.30 Waktu Indonesia Barat serta 03.15 Waktu Indonesia Barat semata-mata pada RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek.






