Meghan Markle Minta Dipanggil dengan Gelar Sussex, Tolak Pakai Nama Keluarga

INGGRIS – Meghan Markle menegaskan bahwa ia lebih besar suka dipanggil Meghan Sussex daripada menggunakan nama keluarga lahirnya, Markle. Dalam acara memasak Netflix terbarunya, With Love, Meghan, ia bahkan mengoreksi temannya, Mindy Kaling, yang secara spontan menyampaikan namanya sebagai Meghan Markle.
Dalam momen yang mana cukup canggung, Meghan Markle terlihat tetap memperlihatkan tersenyum meskipun tidaklah nyaman ketika Mindy menyampaikan nama belakangnya. Ia kemudian mengomentari sifat sahabatnya itu.
“Lucu sekali kamu terus mengumumkan Meghan Markle, kamu tahu sekarang aku Sussex,” kata Meghan dikutipkan dari Marca, Akhir Pekan (9/3/2025).
Meghan menjelaskan bahwa keinginannya untuk menggunakan peringkat Sussex berkaitan erat dengan keluarganya. Ia menegaskan bahwa setelahnya mempunyai anak, ia merasa lebih besar pantas menggunakan nama keluarga yang dimaksud sejenis dengan anak-anaknya.

Foto/Getty Images
“Ketika Anda mempunyai anak, Anda mulai berpikir lebih tinggi pada tentang nama keluarga. Saya bukan tahu betapa berartinya ini bagi saya sebelumnya, tetapi sekarang saya menyadari bahwa ini adalah bagian dari identitas kami sebagai keluarga. Hal ini adalah nama keluarga kecil kami,” ucap Meghan.
Dalam wawancara eksklusif dengan Majalah People, perempuan 43 tahun itu menegaskan kembali bahwa nama Sussex adalah bagian dari perjalanan cinta dirinya dan juga sang suami, Pangeran Harry. Ia menyatakan bahwa nama yang disebutkan bukanlah hanya saja gelar kejuaraan kerajaan, tetapi juga melambangkan ikatan keluarga mereka.
“Itu adalah nama yang digunakan kami gunakan sama-sama sebagai sebuah keluarga, kemudian saya rasa saya tidaklah menyadari betapa besarnya makna itu bagi saya sampai kami mempunyai anak. Saya senang bahwa ini adalah sesuatu yang digunakan Archie, Lili, H, serta saya miliki bersama. Itu sangat berarti bagi saya,” jelas Meghan.
Keputusan Meghan untuk menegaskan pemakaian nama Sussex memicu berbagai prakiraan di area kalangan masyarakat juga pengamat kerajaan. Beberapa pihak menilai bahwa langkah ini merupakan cara halus untuk semakin menjauhkan dirinya dari keluarganya sendiri, teristimewa ayahnya Thomas Markle, yang dimaksud selama ini memiliki hubungan tegang dengannya.





