Nasional

5 Negara Korup dengan Militer Terlemah, Nomor 1 dan juga 4 Berpenduduk Mayoritas Muslim

KABUL – Terdapat beberapa negara korup dengan militer terlemah yang bisa saja diketahui. Dari sekian nama, salah satunya berada di area Daratan Asia.

Saat ini, ada sejumlah negara di tempat dunia yang digunakan memiliki tingkat korupsi paling parah. Ironisnya, merekan juga memiliki kekuatan militer yang dimaksud lemah, baik sebab keterbatasan sumber daya, konflik berkepanjangan hingga ketidakmampuan pemerintah di mengatur anggaran pertahanan secara efektif.

Melihat berbagai nama dari masing-masing benua, berbagai negara yang dimaksud masuk di kategori korup juga mempunyai militer yang digunakan lemah. Berikut ini di tempat antaranya yang sanggup diketahui.

Negara Korup dengan Militer Terlemah

1. Somalia

Somalia adalah negara paling korup nomor dua pada dunia menurut laporan Transparency International berdasarkan Angka Persepsi Korupsi (CPI) 2024.
Dengan skor CPI 9, merekan belaka unggul satu tingkat pada menghadapi Sudan Selatan yang tersebut mempunyai poin CPI 8.

Melansir Quartz, ada beberapa faktor yang tersebut menimbulkan bilangan bulat korupsi di area Somalia sangat tinggi. Di antaranya seperti ketidakstabilan politik, aksi terorisme yang tersebut merajalela hingga penindasan kebebasan pers.

Lebih parah, korupsi di dalam Somalia dilaporkan terjadi hampir di area seluruh bidang, dari pelayanan publik, sistem peradilan, administrasi, pengadaan barang publik, bahkan aparat kepolisian.

Pada salah penilaiannya, utusan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat korupsi yang tersebut bertambah subur di area Somalia sudah menghambat penyelenggaraan negara.

Adapun upaya seperti pembentukan komisi anti-korupsi guna memberantas para koruptor belum membuahkan hasil.

Selain dikenal korup, Somalia juga masuk daftar negara dengan militer terlemah. Pemeringkatan Global Fire Power (GFP) 2025 mencatatkan negara ini berada di area urutan ke-142 dari 145 nama yang digunakan masuk daftar.

Related Articles

Back to top button