Kesehatan

5 Tips Sahur untuk Penderita Asam Lambung, Puasa Jadi Nyaman serta Lancar

JAKARTA – Ada beberapa tips sahur untuk penderita asam lambung yang dapat membantu puasa menjadi lebih besar nyaman dan juga lancar. Penderita asam lambung tetap saja bisa jadi menjalankan puasa dengan nyaman asalkan menerapkan pola makan yang tersebut tepat ketika sahur.

Mengunyah makanan dengan baik, mengatur porsi makan, memilih makanan yang digunakan aman untuk lambung, masih mengonsumsi obat apabila diperlukan, dan juga menghindari tidur setelahnya makan adalah langkah penting untuk menghindari gangguan lambung selama puasa .

Sahur sendiri menjadi momen krusial lantaran merupakan sumber energi utama selama berpuasa. Namun, tanpa pola makan yang tersebut tepat, penderita asam lambung bisa saja mengalami gangguan seperti nyeri ulu hati, kembung, hingga refluks asam.

Berikut tips sahur untuk penderita asam lambung agar puasa masih nyaman juga lancar dilansir dari Railly News, hari terakhir pekan (28/2/2025).

5 Tips Sahur untuk Penderita Asam Lambung

1. Kunyah Makanan dengan Perlahan

Mengunyah makanan dengan baik sangat penting untuk mempermudah proses pencernaan. Saat mengunyah, air liur yang diproduksi membantu melindungi lambung dan juga esofagus dari efek asam lambung. Sebaiknya kunyah makanan sekitar 30–32 kali sebelum menelannya.

Makan terlalu cepat juga dapat menyebabkan udara tertelan lebih tinggi banyak, yang dimaksud sanggup memicu perut kembung juga meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Oleh dikarenakan itu, usahakan makan dengan santai dan juga nikmati setiap suapan.

2. Hindari Makan pada Porsi Besar

Mengonsumsi makanan pada jumlah total berlebihan pada waktu sahur dapat menimbulkan lambung bekerja lebih lanjut keras, sehingga meningkatkan risiko refluks asam. Sebaiknya, makan di porsi kecil namun tetap saja bergizi.

Pilih makanan yang mana kaya serat dan juga protein agar kenyang lebih banyak lama, namun masih ringan bagi sistem pencernaan. Menghindari porsi besar juga membantu menjaga kestabilan kadar gula darah, sehingga energi tetap memperlihatkan terjaga sepanjang hari.

Related Articles

Back to top button